Jan 22, 2017 12:06 Asia/Jakarta
  • Tolak Pelantikan Trump, Jutaan Wanita di Dunia Turun ke Jalan

Para wanita memadati sejumlah area di Washington, Amerika Serikat Sabtu (21/1). Mereka menghadiri aksi unjuk rasa ‘Women’s March’ yang dilakukan sebagai bagian dari protes terhadap pemilihan Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45.

CNN melaporkan, gerbong-gerbong kereta dipenuhi oleh wanita dari berbagai ras, yang membawa poster dan spanduk yang bertuliskan kalimat anti-Trump dan seruan perlindungan hak asasi manusia, terutama wanita dan anak.

Selain di AS, para wanita di kota London, Paris, Sydney, Budapest, Montreal, Auckland dan sejumlah kota lain di dunia, ambil bagian dalam dalam aksi unjuk rasa ‘Women’s March’ yang digelar sehari setelah Donald Trump dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat.

Tak hanya kaum wanita, aksi unjuk rasa yang berpusat di Washington, AS, itu juga dihadiri oleh pria dan anak-anak.

Di London, Inggris, tepatnya di kawasan Trafalgar Square, peserta unjuk rasa sudah terlihat menyemut, sambil membawa poster dan spanduk berisi kalimat protes.

“Saya ingin mengajarkan kepada anak saya nilai dari sebuah kesetaraan,” kata Hannah Bryant, penjaga salah satu museum yang datang bersama anaknya yang masih berusia empat tahun, seperti dilansir CNN.

Pihak penyelenggara ‘Women’s March’ di London mengatakan kalau akan ada 100 ribu orang yang hadir dalam aksi unjuk rasa itu.

Di Paris, Perancis, tepatnya di Menara Eiffel, sekitar 7.000 orang telah berkumpul. Polisi menjaga ketat aksi unjuk rasa itu.

Pihak penyelenggara di AS menyatakan kalau ada lebih 2,5 juta orang yang ikut serta dalam 600 aksi unjuk rasa ‘Women’s March’ yang digelar serentak di seluruh penjuru dunia.

 

Tags