Nov 21, 2017 18:20 Asia/Jakarta
  • Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi.
    Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi.

Ikhwanul Muslimin Mesir menyerukan pengawasan internasional terhadap penjara-penjara di negara tersebut.

Seperti dikutip surat kabar al-Quds al-Arabi, Selasa (21/11/2017), Ikhwanul Muslimin memperingatkan tentang tindakan ilegal terhadap Presiden terguling Mesir, Muhammad Mursi, Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie dan semua tahanan politik di penjara Mesir.

Statemen Ikhwanul Muslimin mengatakan bahwa Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi sedang mencoba untuk membunuh Mursi di penjara.

Organisasi ini menyebut perlakuan tidak manusiawi terhadap para tahanan politik di Mesir sebagai kejahatan. Mereka menyerukan intervensi internasional untuk menjamin hak-hak Mursi dan anggota pemerintahan terguling serta tahanan politik, yang terancam dibunuh di penjara.

Ikhwanul Muslimin menekankan bahwa tindakan ilegal terhadap Mursi dan Badie serta anggota pemerintahan terguling dan tahanan politik, melanggar hak asasi manusia, aksi balas dendam dan untuk menghancurkan pencapaian kebangkitan rakyat Mesir melawan rezim diktator.

Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

Ikhwanul Muslimin juga menuntut penutupan semua penjara horor di Mesir dan menekankan perlunya pemantauan internasional terhadap pengadilan politik Mesir.

Pemerintahan al-Sisi melarang kegiatan Ikhwanul Muslimin dan menangkap sejumlah pemimpin dan anggota kelompok tersebut setelah Mursi digulingkan dalam sebuah kudeta militer pada tahun 2013.

Mesir telah menjadi ajang kerusuhan dan ledakan teroris sejak tahun 2013 sampai sekarang. (RM)

Tags