Jan 09, 2018 11:26 Asia/Jakarta
  • Situasi mencekam pasca percobaan kudeta di Turki.
    Situasi mencekam pasca percobaan kudeta di Turki.

Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag, mengatakan situasi darurat yang diberlakukan pasca kudeta gagal pada Juli 2016 akan diperpanjang untuk keenam kalinya selama tiga bulan ke depan.

Bozdag pada Senin (8/1/2018) menjelaskan bahwa situasi darurat sebelumnya akan berakhir pada 19 Januari ini dan pemerintah memutuskan untuk memperpanjangnya selama tiga bulan ke depan.

Masalah ini, jelas Bozdag seperti dikutip AFP, akan menjadi agenda pertemuan Dewan Keamanan Nasional sebelum diserahkan oleh pemerintah ke parlemen Turki.

Jika parlemen menyetujui usulan pemerintah, maka undang-undang darurat akan diperpanjang untuk keenam kalinya sejak kudeta di Turki pada Juli 2016.

Pemerintah Turki memberlakukan situasi darurat pada 21 Juli 2016 setelah percobaan kudeta dan melancarkan pembersihan besar-besaran yang menargetkan para pengikut Fethullah Gulen.

Situasi darurat telah memberikan kewenangan luas kepada pemerintah untuk mengatur negara tanpa melewati parlemen.

Sejak kudeta, lebih dari 100.000 orang termasuk pejabat publik, telah terjerat dalam kampanye kontra-terorisme Turki. Sebanyak 32.000 orang telah ditahan, sementara sisanya ditangguhkan atau diberhentikan dari pekerjaan mereka. (RM)

Tags