Mar 27, 2019 19:53 Asia/Jakarta
  • Bendera Rusia
    Bendera Rusia

Rusia menyebut rencana dakwaan terhadap 25 warga neagra ini di kasus klaim intervensi Rusia di pilpres 2016 Amerika sebagai aib bagi instansi peradilan Washington.

Seperti dilaporkan IRNA Selasa (26/3), Kemenlu Rusia dalam statemennya menyatakan, 25 warga Rusia secara menggelikan dituding hanya untuk menjustifikasi aktivitas sia-sia sejumlah besar aparat peradilan Amerika. "Sangat jelas motif politik di kasus ini," papar Kemenlu Rusia.

Robert Mueller

Kemenlu Rusia di statemennya seraya mengisyaratkan laporan Robert Mueller, penyidik berkas klaim keterlibatan Rusia di pilpres 2016 AS menjelaskan, tidak ada kesimpulan utama dalam laporan tersebut.

Statemen ini menyebutkan, semua upaya ini dikerahkan hanya untuk menepis klaim palsu dan sejumlah besar pajak warga Amerika dipakai.

Lembaga keamanan AS pasca pilpres di negara ini yang berujung pada kemenangan Donald Trump, dengan transparan menuding pemerintah Rusia terlibat dalam proses hack server kubu Demokrat dan berusaha mengarahkan proses pemilu dengan menyebarkan dokumen rahasia.

Sementara itu, Rusia senantiasa menolak dakwaan Amerika terkait keterlibatannya di pilpres AS dan menyebutnya sebagai klaim tak berdasar.

Penyidikan Robert Mueller dimulai sejak tahun 2017 dan selama beberapa hari terakhir laporan finalnya diserahkan kepada Departemen Kehakiman AS. (MF)

 

 

Tags