Mar 30, 2019 17:18 Asia/Jakarta
  • PM Rusia Dmitry Medvedev
    PM Rusia Dmitry Medvedev

Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev mengatakan, kebijakan Amerika Serikat bertumpu pada penerapan sanksi tak berakhir terhadap Rusia, oleh karena itu, Washington tidak akan pernah membatalkan sanksinya terhadap Moskow.

"Tidak pernah ada jeda sanksi Amerika terhadap Rusia, dan Moskow senantiasa menghadapi sanksi dari Washington," tulis Medvedev di jaringan media sosial VKontakte Jumat (29/3) saat menjawab pertanyaan terkait tiba saatnya untuk mengakhiri sanksi AS terhadap Rusia seperti dilaporkan IRNA.

Rusia-AS

"Pastinya sanksi tidak akan merusak kerja sama internasional Rusia-AS," tambah Medvedev.

Masih menurut sumber ini, jumlah sanksi AS terhadap Rusia lebih dari 66 paket dan sanksi terbaru diterapkan pada Jumat (15/3).

Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada 6 individu dan 8 lembaga Rusia dengan dakwaan terlibat dalam krisis Ukraina.

Hubungan AS dan Rusia semakin tegang menyusul kebijakan sepihak Washington dan penerapan sanksi terhadap Moskow.

Amerika menjatuhkan sejumlah sanksi ekonomi kepada Rusia dan memicu respon serupa dari Moskow.

Hubungan Barat dan Moskow semakin tegang sejak 2014 terkait meluasnya pengaruh militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) khususnya AS di dekat perbatasan Rusia dan Eropa timur, krisis Ukraina, Laut Baltik dan kondisi di Suriah. (MF)

 

 

Tags