Sep 14, 2019 16:15 Asia/Jakarta
  • Adrian Darya 1
    Adrian Darya 1

Pemerintah Gibraltar membantah tuduhan bahwa kapal tanker minyak Iran, Adrian Darya 1 telah melanggar komitmen.

Fars News (14/9/2019) melaporkan, Menteri Kepala Gibraltar, Fabian Picardo, Sabtu (14/9) dinihari membantah tuduhan bahwa Iran melanggar komitmen karena telah mengirim minyak yang dibawa Adrian Darya 1 ke Suriah.

Sebelumnya sejumlah media mengklaim bahwa Iran berjanji kepada pengadilan Gibraltar tidak akan mengirim 2 juta barel minyaknya ke Suriah.

Adrian Darya 1 setelah dibebaskan pada 18 Agustus 2019, berlayar menuju pesisir pantai Suriah. Iran mengaku kapal tankernya menjual minyak ke sebuah perusahaan swasta.

Amerika Serikat dan Inggris menuduh Iran melanggar sanksi Uni Eropa, dan melanggar janji terhadap pemerintah Gibraltar.

Akan tetapi surat kabar Inggris, Daily Telegraph mengutip Menteri Kepala Gibraltar, membantah tuduhan tersebut.

Fabian Picardo mengatakan, foto-foto yang kami terima menunjukkan bahwa minyak tersebut akhirnya sampai ke Suriah, namun bukan berarti bahwa Iran telah melanggar janji.

Ia menambahkan, kami tidak pernah meminta Iran berjanji untuk tidak membawa minyaknya ke Suriah. Pemerintah Iran berjanji tidak menjual minyaknya ke perusahaan-perusahaan yang disanksi Uni Eropa. (HS)

Tags

Komentar