Sep 22, 2019 20:39 Asia/Jakarta
  • Aramco
    Aramco

Surat kabar Amerika Serikat memprotes keputusan Washington untuk mengirim pasukan ke Arab Saudi dan menulis, tidak ada alasan apapun untuk memperkuat perang sektarian Saudi dengan Iran, Yaman atau negara lain.

Fars News (22/9/2019) melaporkan, Washington Post menulis, Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman tidak pantas membahayakan nyawa tentara Amerika.

Koran Amerika itu menambahkan, sekarang dengan berbagai alasan, termasuk perilaku kurang perhitungan dan tidak rasional Presiden Amerika, apakah melindungi Saudi atau infrastruktur minyak negara itu, termasuk kepentingan vital Amerika. Apakah tentara atau pilot Amerika harus mengorbankan nyawa mereka untuk rezim Bin Salman.

Menurut Washington Post, melindungi minyak Saudi dapat menimbulkan masalah besar, dan tidak ada urgensi strategisnya bagi Amerika.

"Meski serangan ke kilang minyak Aramco didukung Iran, tetap saja pertempuran jangka panjang yang terus berlangsung adalah antara dua negara yaitu Saudi dan Yaman," pungkasnya. (HS)

Tags

Komentar