Oct 12, 2019 21:33 Asia/Jakarta
  • Mevlut Cavusoglu
    Mevlut Cavusoglu

Menteri Luar Negeri Turki terkait kemungkinan terkucilnya Ankara pasca protes Iran, Rusia, Eropa dan sejumlah negara Arab atas operasi militer negara itu di utara Suriah mengatakan, kami tidak takut dikucilkan karena kami sedang memerangi terorisme.

Fars News (12/10/2019) melaporkan, saat diwawancarai kantor berita Sputnik, Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu ditanya tentang batalnya kunjungan Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani ke Turki dan menuturkan, saya tidak ingin berkomentar soal keputusan Ketua Parlemen Iran. Kemungkinan ia punya sejumlah alasan. Tapi saya gembira karena Ketua Majelis Rendah Rusia, Duma bisa hadir dalam konferensi ini. Konferensi memerangi terorisme sangat penting.

Terkait dampak negatif operasi militer Turki di utara Suriah, Sputnik bertanya kepada Cavusoglu, Iran, Rusia, Eropa dan negara-negara Arab sudah menyampaikan protesnya atas operasi ini, apakah Turki tidak takut terkucil ?

Ia menjawab, mengapa Turki harus takut, kami memerangi terorisme, dan terorisme adalah musuh bersama kita. Menurut saya Rusia tidak menentang operasi militer ini. Rusia mengkhawatirkan integritas teritorial Suriah dan persatuan negara ini. Kami juga sama.

Menlu Turki menegaskan, jika kalian mengamati pernyataan bersama Iran, Rusia dan Turki, akan terlihat bahwa kami selalu menekankan urgensi integritas teritorial negara kami. (HS)

Tags

Komentar