Nov 12, 2019 20:12 Asia/Jakarta
  • Federica Mogherini
    Federica Mogherini

Uni Eropa dan troika Eropa yaitu Jerman, Perancis dan Inggris, sebagai anggota Kelompok 4+1, berulang kali mengaku ingin mempertahankan kesepakatan nuklir Iran, JCPOA. Tapi hingga kini mereka tidak mampu membuktikannya dan justru memperingatkan Iran soal penurunan komitmen nuklirnya.

Menteri Luar Negeri Perancis, Jerman dan Inggris bersama Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Senin (11/11/2019) merilis pernyataan bersama terkait kekhawatirannya atas pengayaan uranium Iran di reaktor nuklir Fordow.

Mereka mengatakan, langkah terbaru Iran di Fordow sama halnya dengan percepatan upaya negara itu untuk menjauh dari kesepakatan nuklir JCPOA. Dalam pernyataan bersama Eropa itu disebutkan, kami sangat mengkhawatirkan keputusan Iran memulai kembali aktivitas pengayaan uranium di Fordow. Langkah Iran sangat bertentangan dengan isi JCPOA terkait Fordow, dan akan membawa banyak dampak potensial seputar proliferasi nuklir.

Kekhawatiran Eropa itu muncul padahal mereka sendiri sampai sekarang belum juga melaksanakan komitmennya dalam kerangka JCPOA. Di sisi lain, meski Uni Eropa dan Troika Eropa menekankan peran tak terbantahkan JCPOA dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, namun mereka tidak melakukan apapun.

Karena ketergantungan luasnya pada Amerika Serikat, Eropa walau sempat melakukan beberapa langkah seperti menerapkan mekanisme transaksi keuangan dan perdagangan khusus dengan Iran atau INSTEX, tetap saja tak mampu mengimplementasikannya.

Hal yang mengaggetkan adalah, Eropa justru mengajukan permintaan yang tidak rasional kepada Iran, dan berulangkali menekankan pentingnya Iran tetap bertahan dan melanjutkan komitmen kesepakatan nuklir JCPOA.

Eropa tidak pernah bertanya kepada dirinya sendiri, mengapa terus meminta Iran secara sepihak untuk tetap bertahan dalam JCPOA sementara mereka sendiri tidak melakukan apapun untuk membantu mengurangi dampak sanksi Amerika Serikat. Iran dikarenakan pelanggaran komitmen Eropa, kini sudah memasuki tahap keempat penurunan komitmen nuklirnya.

Masalah lain yang diminta Troika Eropa dan Uni Eropa adalah, Iran harus menarik diri dari seluruh langkah yang disebutnya "tidak kompatibel dengan JCPOA" baik itu tingkat cadangan urainum, batas yang diperbolehkan untuk pengayaan dan aktivitas terkait penelitian serta pengembangan.

Eropa juga menganggap pelaksanaan penuh dan efektif JCPOA oleh semua pihak penting, dan menekankan tekad untuk melanjutkan upaya mempertahankan kesepakatan nuklir internasional ini. Pertanyaannya adalah di tengah semua propaganda dan klaimnya, langkah nyata apa yang sudah dilakukan Eropa sehingga sekarang menginginkan komitmen penuh Iran atas JCOPA.

Eropa meminta Iran, berdasarkan komitmen JCPOA, untuk sepenuhnya bekerjasama dengan Badan Energi Atom Internasional, IAEA, terutama dalam kerangka komprehensif perlindungan dan protokol tambahan. Menlu Perancis, Jerman dan Inggris bersama Federica Mogherini mengaku cemas karena Iran tidak bekerjasama tepat waktu.

Tapi muncul pertanyaan, isi kesepakatan nuklir JCPOA mana yang sampai sekarang tidak dipatuhi Iran ? Di sisi lain pernyataan Eropa tersebut sebenarnya adalah peringatan bagi Iran terkait diberlakukannya kembali sanksi PBB. (HS)

Tags

Komentar