Nov 16, 2019 13:55 Asia/Jakarta
  • David Petraeus, mantan Direktur CIA
    David Petraeus, mantan Direktur CIA

Mantan Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat (CIA) memperingatkan kondisi sumber finansial Arab Saudi yang mulai mengering.

David Petraeus, mantan Direktur CIA Jumat (15/11) dalam wawancaranya dengan CNBC terkait Visi 2030 Mohammad bin Salman mengenai masa depan Arab Saudi mengatakan, "Defisit anggaran dan perang di kawsan membuat cadangan valuta asing Saudi mulai habis dan kekayaan Saudi secara bertahap mengering."

"Deifisit anggaran Arab Saudi saat ini dan mengingat harga minyak, setiap tahun berkisar antara 40 hingga 60 miliar dolar dan aktivitas negara ini berbagai negara kawasan juga memiliki andil dalam kasus ini," tambah Petraeus.

Menurut keterangan mantan Direktur CIA ini, Arab Saudi untuk memajukan visi 2030 membutuhkan investasi asing.

Krisis ekonomi Arab Saudi selama beberapa tahun lalu terus meningkat, sementara petinggi Riyadh mengalokasikan mayoritas bujet negara ini untuk membiayai militer dan perang yang dikobarkannya di kawasan.

Arab Saudi dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain menyerang Yaman sejak Maret 2015 dan sampai saat ini telah menguras miliaran dolar uang Saudi serta menewaskan lebih dari 16 ribu warga Yaman, menciderai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga sipil mengungsi. (MF)

 

Tags

Komentar