Nov 16, 2019 19:51 Asia/Jakarta
  • drone AS
    drone AS

Para peserta konferensi internasional komandan-komandan angkatan udara di Dubai, Uni Emirat Arab memperingatkan penggunaan pesawat nirawak untuk menyerang target-target militer dan sipil di kawasan Teluk Persia.

Fars News (16/11/2019) melaporkan, komandan AU Amerika Serikat, Inggris dan Perancis serta sejumlah pakar angkatan udara, Sabtu (16/11) dalam sebuah pertemuan di Dubai memperingatkan bahaya penggunaan drone untuk menyerang target militer dan sipil di Teluk Persia.

Para peserta pertemuan mengatakan, drone berbahaya karena bisa terbang hingga jarak 1000 kilometer, dan membawa sekitar 10 kilogram bahan peledak. Selain itu ia bisa terbang rendah dan menyerang fasilitas sipil dan ekonomi, serta menimbulkan korban dan kerugian ekonomi yang banyak, hal ini menuntut pengembangan strategi lembaga pertahanan setiap negara.

Sebagaimana diberitakan surat kabar Rai Al Youm, dalam pertemuan itu Komandan AU Amerika, David Goldfein bersama komandan AU Inggris dan Perancis menyampaikan pidato. (HS)

Tags

Komentar