Des 07, 2019 21:41 Asia/Jakarta
  • Sergei Lavrov
    Sergei Lavrov

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menekankan, kendala dan kesulitan yang dihadapi Iran saat ini akibat represi dan sanksi ilegal serta upaya Washington untuk mengobarkan ketidakpuasan publik di negara ini.

Kantor Berita Tass melaporkan, Lavrov Jumat (06/12) di konferensi internasional Mediterania kelima yang digelar di Roma, Italia terkait transformasi Iran mengatakan, kondisi dan kesulitan saat ini di negara ini secara luas akibat kebijakan represi ekonomi maksimum Amerika yang sepenuhnya ilegal dan dipaksakan kepada Tehran setelah Washington keluar secara sepihak dari JCPOA.

"Ini bukan pertama kalinya Amerika menggunakan metode seperti ini," papar Lavrov.

Menlu Rusia seraya mengkritik kebijakan Amerika mengatakan, metode kuno dan sepihak harus ditinggalkan, karena kita membutuhkan multilateralisme dan setiap langkah harus diambil dalam koridor hukum dan organisasi internasional.

Pemerintah Amerika setelah keluar secara ilegal dan sepihak dari JCPOA pada 8 Mei 2018 mulai melancarkan kampanye besar-besaran untuk menerapkan tekanan terhadap Iran serta menjatuhkan beragam sanksi, namun Washington tetap gagal membuat Iran tunduk terhadap setiap keinginannya.

Langkah pemerintah AS keluar secara ilegal dari JCPOA menuai kecaman luas di dunia internasional.

Iran saat merespon langkah Gedung Putih dan kelambanan negara-negara Eropa sekutu Washington dalam menjalankan komitmen JCPOAnya, sejak Mei 2019 dan dengan bersandar pada dua butir di kesepakatan nuklir mulai menurunkan komitmen JCPOAnya secara bertahap. (MF)

 

Tags

Komentar