Des 15, 2019 11:58 Asia/Jakarta
  • Lindsey Graham
    Lindsey Graham

Senator dari kubu Republik dari negara bagian Carolina selatan, Amerika Serikat, Lindsey Graham mengatakan, Iran tidak boleh memperkaya uranium.

Seperti dilaporkan IRIB, Lindsey Graham di Doha, Qatar seraya mengkritik kesepakatan nuklir Iran menambahkan, dirinya bersama seorang senator Demokrat tengah menyusun draf untuk menggantikan JCPOA dengan kesepakatan regional.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyatakan, Iran tidak boleh melakukan pengayaan uranium di level apapun.

Statemen petinggi Amerika ini dirilis ketika Pakta Non Proliferasi Nuklir (NPT) menyatakan bahwa pengayaan uranium sebagai hak negara anggota. Iran bergabung dengan NPT pada tahun 1968.

Berdasarkan kesepakatan nuklir JCPOA dan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB, hak pengayaan uranium Iran juga diakui.

Resolusi 2231 Dewan Keamanan telah mengubah hak pengayaan uranium Iran menjadi dokumen internasional yang mengikat bagi seluruh negara dunia.

Wakil tetap Rusia di organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov baru-baru ini terkejut dengan statemen petinggi Amerika yang menyatakan Iran tidak berhak memperkaya uranium dan menyatakan, pengayaan uranium hak pasti seluruh anggota NPT.

Amerika setelah keluar secara ilegal dari JCPOA, mulai melancarkan propaganda besar-besaran untuk menerapkan represi maksimum terhadap Republik Islam Iran.

Presiden AS, Donald Trump Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan internasional ini dan kemudian memulihkan sanksi ilegal nuklir terhadap Tehran.

Langkah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (MF)

 

Tags

Komentar