Jan 18, 2020 11:15 Asia/Jakarta
  • pangkalan Ain Al Asad
    pangkalan Ain Al Asad

Media-media Amerika Serikat, di bawah sensor ketat aparat keamanan dan intelijen negara itu, sedikit demi sedikit menguak kenyataan terkait korban dan kerusakan di pangkalan militer Ain Al Asad akibat serangan balasan Iran.

Fars News (17/1/2020) melaporkan, dalam serangan rudal ke 2 pangkalan udara Amerika di Irak, Iran menembakkan 13 rudal balistik dari jenis Fateh 313 dan Ghiam, yang menurut pengakuan Komandan Pasukan Dirgantara, IRGC, tepat mengenai sasaran dan menghancurkan fasilitas militer Amerika.

Presiden Amerika, Donald Trump pasca serangan Iran langsung membantah ada korban jiwa atau luka dari pihak Amerika. Ia mengatakan, saya senang menyampaikan hal ini kepada Anda, rakyat Amerika harus bergembira, karena tidak ada satupun tentara Amerika yang terluka dalam serangan Iran. Tidak ada korban, semua tentara kita selamat.

Setelah lewat sepekan, surat kabar Washington Post pelan-pelan buka suara dan mengabarkan, akibat serangan rudal Iran, sedikitnya dua tentara Amerika terlempar dari jendela sebuah menara tinggi, dan puluhan lainnya pingsan.

Seorang pejabat militer Amerika kepada Associated Press mengatakan, sekalipun ada korban tewas, jumlahnya hanya sedikit.

Situs berita Defense One menyebut 11 tentara Amerika terluka dalam serangan Iran ke Ain Al Asad, dan dilarikan ke rumah sakit militer Amerika di Kuwait dan Jerman. Beberapa tentara kepada situs ini mengaku, mereka yang dilarikan ke Kuwait dan Jerman, mengalami gegar otak atau untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Sementara itu situs Amerika yang lain, Citizen Truth menulis, jika klaim Iran bahwa lebih dari 100 tentara Amerika tewas dalam serangan rudal ke pangkalan Ain Al Asad di Irak benar, maka statemen Trump, semua baik-baik saja, mungkin telah melampaui batas.

Menurut situs ini, sampai sekarang Amerika terus membantah ada korban jiwa dalam serangan balasan Iran, namun video dan bukti-bukti sepertinya akan disampaikan kepada publik dalam waktu dekat. (HS)

Tags

Komentar