Jan 19, 2020 21:05 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.
    Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas, mengkritik kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran dan menyebut kebijakan tekanan maksimum Washington telah gagal.

Maas dalam wawancara dengan surat kabar Bild Jerman, Minggu (19/1/2020), mengatakan tindakan intimidasi dan aksi militer sama sekali tidak mengubah perilaku Republik Islam Iran.

Dia secara terbuka mengkritik kebijakan pemerintah AS terhadap Iran dan memperingatkan tentang krisis menyeluruh di wilayah Asia Barat (Timur Tengah).

Pada kesempatan itu, Maas kembali membela kesepakatan nuklir JCPOA dan meminta Iran untuk memenuhi kewajibannya, tanpa menyinggung pelanggaran komitmen yang dilakukan oleh Jerman, Prancis, dan Inggris.

Pemerintahan Trump menerapkan tekanan maksimum terhadap Tehran setelah ia menarik Washington keluar dari JCPOA pada 8 Mei 2018. Trump bertekad menekan ekspor minyak Iran ke angka nol, tetapi ia gagal melakukan itu.

Banyak negara termasuk Cina, India, Rusia, dan Turki menyatakan bahwa mereka menolak sanksi sepihak AS terhadap Iran dan akan tetap melanjutkan hubungan bisnisnya dengan Tehran. (RM)

Tags

Komentar