Jan 21, 2020 13:42 Asia/Jakarta
  • armada Cheonghae
    armada Cheonghae

Korea Selatan hari Selasa (21/1/2020) akhirnya mengirim armada militernya ke Selat Hormuz, namun menyebutnya hanya untuk sementara waktu.

Fars News (21/1) melaporkan, sejumlah media dalam beberapa minggu terakhir ramai membicarakan tekanan Amerika Serikat terhadap Korsel untuk bergabung dengan koalisi maritim internasional di perairan selatan Iran.

Kementerian Pertahanan Korsel, Selasa (21/1) mengumumkan, aktivitas sebuah armada anti-bajak laut Korsel yang sekarang berada di pesisir pantai Afrika, akan dikirim ke wilayah sekitar Selat Hormuz.

Kantor berita Reuters mengabarkan, keputusan ini diambil pemerintah Korsel setelah ditekan terus menerus oleh Amerika untuk bergabung dengan koalisi internasional yang menurut klaim Gedung Putih dibentuk untuk menjaga kapal tanker.

Kemenhan Korsel mengatakan, Seoul meskipun menempatkan pasukannya di sekitar Teluk Persia dan Selat Hormuz, namun tidak bermaksud bergabung secara resmi dengan koalisi maritim Amerika.

Seorang pejabat Korsel menuturkan, keputusan mengirim armada ke Selat Hormuz secara temporal ini diambil demi melindungi warga Korea Selatan dan kapal-kapal negara ini.

Menurut Kemenhan Korsel, unit militer Cheonghae akan diberangkatkan ke dekat Teluk Persia dari Afrika, dan hal ini sudah diinformasikan kepada pihak Iran dan Amerika. (HS)

Tags

Komentar