Jan 22, 2020 12:28 Asia/Jakarta
  • pangkalan Ain Al Asad
    pangkalan Ain Al Asad

Dua minggu setelah pemerintah Amerika Serikat mengumumkan tidak ada satupun tentara negara ini yang terluka dalam serangan balasan Iran ke pangkalannya di Irak, Departemen Pertahanan Amerika, Pentagon mengakui tentara Amerika yang terluka jumlahnya semakin banyak.

Fars News (21/1/2020) mengutip koran Washington Post melaporkan, sekitar dua minggu sejak Presiden Amerika Donald Trump dan pejabat lain mengumumkan tidak ada satupun tentara Amerika terluka dalam serangan balasan Iran, Pentagon mengatakan sejumlah banyak tentara Amerika dibawa keluar Irak untuk menjalani perawatan medis.

Dephan Amerika untuk pertama kalinya hari Jumat (17/1) mengakui bahwa serangan rudal Iran ke pangkalan Ain Al Asad, menyebabkan 11 tentara Amerika terluka dan dilarikan keluar Irak untuk mendapatkan perawatan.

Hari Selasa (21/1) pejabat militer Amerika menolak mengumumkan jumlah tentara yang dirawat di rumah sakit, namun mengatakan sejumlah tentara lain dilarikan ke rumah sakit militer Amerika di Landstuhl, Jerman.

Menurut Washington Post, pejabat pemerintah Amerika memprediksikan jumlah korban luka ini akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan. (HS)

Tags

Komentar