Jan 23, 2020 16:22 Asia/Jakarta

Presiden Perancis, Rabu (22/1/2020) saat mengunjungi Gereja Saint Anne di Al Quds, Palestina pendudukan yang merupakan properti pemerintah Perancis dan bagian dari teritori negara itu, memarahi dan meminta aparat keamanan rezim Zionis Israel keluar dari gereja tersebut.

Russia Today (22/1/2020) melaporkan, Emmanuel Macron, Rabu (22/1) saat memasuki Gereja Saint Anne, dengan nada keras meminta polisi Israel mematuhi aturan yang sudah diterapkan berabad-abad, dan menyuruhnya keluar dari gereja.

Macron terlibat pertengkaran dengan polisi Israel saat kunjungannya ke gereja era Tentara Salib di Al Quds, karena polisi Israel yang ada di depannya berusaha masuk ke dalam gereja.

"Semua orang tahu aturan," teriak Macron dalam bahasa Inggris.

Ia menambahkan, saya tidak suka apa yang kamu lakukan di depan saya, keluar ! Tolong patuhi aturan yang sudah ada sejak berabad-abad, aturan itu tidak akan berubah karena saya.

Macron kemudian berbicara dalam bahasa Perancis, saya kira sudah cukup, apakah kamu ingin saya kembali ke pesawat, pulang ke Perancis ? Apakah itu yang kamu mau ?

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel mengatakan, prosedur pengamanan semacam itu diperlukan untuk mencegah agar upaya pembunuhan PM Yitzhak Rabin tidak terulang. (HS)

Tags

Komentar