Feb 01, 2020 12:57 Asia/Jakarta
  • Pompeo dan Zelensky
    Pompeo dan Zelensky

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo di tengah-tengah proses pemakzulan Donald Trump akibat skandal Ukrainegate berkunjung ke Kiev dan menekankan pentingnya menjaga hubungan kedua negara.

"Hari ini Saya berada di sini untuk memberi pesan jelas, Amerika menilai perjuangan Ukraina bagi kebebasan, demokrasi dan kesejahteraan sebuah perjuangan yang hidup dan dinamis, dan komitmen kami tidak akan bertentangan dengan dukungan terhadap perjuangan ini," papar Pompeo Jumat (31/01) di sebuah konferensi pers bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky seperti dilaporkan New York Times.

Saat menjelaskan alasan dukungan AS terhadap Ukraina, Pompeo menyebut Kiev sebagai sebuah zona penyangga antara demokrasi dan otoritarianisme di Eropa timur.

Sementara itu, Zelensky di jumpa pers tersebut meminta Amerika memainkan peran lebih besar dalam menyelesaikan bentrokan dan konfrontasi di timur Ukraina antara pasukan pemerintah dan kelompok separatis.

Menlu AS tercatat sebagai pejabat tinggi di kabinet Trump yang secara resmi berkunjung ke Kiev sejak terkuaknya skandal Ukrainegate.

Presiden AS Donald Trump akhir Juli 2019 dalam kontak telepon dengan Zelensky meminta sejawatnya dari Ukraina ini memberikan data kepadanya yang dapat merusak citra bakal rivalnya di pilpres 2020, Joe Biden.

Selain itu, Trump juga disebut-sebut mensyaratkan bantuan militer kepada Ukraina dengan penyidikan terkait kasus korupsi yang diklaim dilakukan oleh Biden dan anaknya.

Setelah terkuaknya skandal Ukrainegate, proses penyidikan terkait pemakzulan Donald Trump dimulai di DPR Amerika atas instruksi Nancy Pelosi. (MF)

 

Tags