Feb 09, 2020 15:29 Asia/Jakarta
  • Rodrigo Duterte
    Rodrigo Duterte

Presiden Filipina berencana untuk mencabut pakta pertahanan negara ini dengan Amerika Serikat.

IRNA (9/2/2020) mengutip stasiun televisi Al Jazeera melaporkan, Rodrigo Duterte bermaksud mencabut perjanjian penempatan pasukan Amerika di Filipina.

Juru bicara Presiden Filipina, Salvador Panelo mengatakan, Duterte juga sudah merencanakan pertemuan dengan Presiden Amerika Donald Trump kapan saja, namun agendanya belum jelas.

"Saya akan menginstruksikan sekretariat kepresidenan agar memberitahu menteri luar negeri untuk mengirim pemberitahuan tentang penghentian pakta pertahanan ini kepada pemerintah Amerika," ujarnya.

Menlu Filipina menegaskan, keputusan Rodrigo Duterte mengeluarkan pasukan Amerika dari Filipina, adalah langkah yang tepat dan layak diapresiasi. (HS)

Tags

Komentar