Feb 26, 2020 14:34 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas
    Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas

Menteri luar negeri Jerman menilai unilateralisme AS dengan keluar dari perjanjian nuklir, JCPOA dan Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF) dengan Rusia, melemahkan keamanan Eropa.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas dalam pertemuan dengan sejawatnya dari Swedia, Korea, Finlandia dan Yordania sebagai anggota Insiatif Stockholm untuk Perlucutan Senjata Nuklir yang berlangsung di Berlin  hari Selasa, 25 Februari 2020, mengatakan, "Dengan tindakan AS ini, dunia berada di jalan dua arah. Jika kondisi terus berlanjut, sistem nuklir dan akibatnya akan mengancam keamanan global."

Menlu Jerman menekankan urgensi untuk kembali ke jalur multilateralisme sebagaimana yang telah ditempuh sebelumnya mengenai upaya perlucutan senjata nuklir global.

"Kita harus mengambil jalan kendali terhadap senjata nuklir, dengan kembali ke jalan multilateralisme, bukan unilateralisme," ujar Heiko Maas.

Pemerintahan Trump sejauh ini secara sepihak keluar dari perjanjian-perjanjian bilateral, multilateral dan internasional yang penting, termasuk JCPOA dan Traktat Angkatan nuklir jangka Menengah (INF). Tidak hanya itu AS tidak berniat untuk memperpanjang perjanjian reduksi senjata nuklir dengan Rusia, News START, yang akan berakhir 5 Februari 2021 (PH)

Komentar