Mar 14, 2020 14:45 Asia/Jakarta
  • Kementerian Luar Negeri Turki
    Kementerian Luar Negeri Turki

Turki mengutuk laporan hak asasi manusia AS baru-baru ini dan menekankan bahwa laporan ini berisi dugaan tidak jelas dan tuduhan tidak berdasar.

Menurut laporan Anadolu, Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, 14 Maret, mengatakan bahwa bagian laporan yang terkait dengan negara ini dari laporan hak asasi manusia tahunan Kementerian Luar Negeri AS disiapkan secara politis dan jauh dari kenyataan.

Laporan Kemenlu Turki menyebut kelompok teroris Fethullah Gulen sebagai "Gerakan Gulen" dan menggambarkan para pelaku kudeta yang gagal tahun 2016 sebagai struktur sipil yang tidak bersalah.

Fethullah Gulen

Mengabaikan banyak bukti terhadap kelompok teroris Fethullah Gulen menunjukkan bahwa laporan itu disusun atas dasar permusuhan terhadap Turki, lanjut pernyataan itu.

Kementerian Luar Negeri Turki juga mengklaim bahwa tuduhan bahwa operasi perdamaian Turki di Suriah menargetkan warga sipil tidak ada hubungannya dengan kenyataan.

Laporan Hak Asasi Manusia tahunan Kementerian Luar Negeri AS mencakup lima bagian dari sembilan negara, dan laporan tahun 6 dirilis pada 6 Maret.

Tags