Mar 18, 2020 21:56 Asia/Jakarta

Tiga pejabat Brasil dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19) setelah berkunjung ke Amerika Serikat dan bertemu Presiden Donald Trump.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa salah seorang pejabat Brasil dinyatakan positif corona sepulang dari AS dan bertemu Trump.

Dua kasus baru juga dilaporkan oleh CNN pada tanggal 14 Maret 2020, di mana dua pejabat Brasil lainnya, yang melakukan perjalanan yang sama, dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Pejabat pertama yang dikonfirmasi virus Corona adalah Nestor Forster, Kuasa usaha di Washington. Kedutaan Brasil di Washinton mengumumkan bahwa Forster dinyatakan positif terjangkit Covid-19 atau virus Corona. Dia mengkarantina diri selama dua minggu.

Forster duduk di meja yang sama dengan Trump ketika makan malam di Mar-a-Lago pada 7 Maret 2020. Namun tidak ada laporan apakah ada interaksi langsung antara Forster dan Trump saat makan malam itu.

Foto yang diunggah menteri luar negeri Brasil pada tanggal 8 Maret 2020 menunjukkan Forster berdiri di belakang Presiden Brasil Jair Bolsonaro, yang cukup dekat dengan Trump. Pejabat kedua yaitu anggota senat Brasil Nelsinho Trad.

Trad mengumumkan di Twitter pada Jumat (13/3/2020) malam waktu setempat bahwa dirinya positif virus Corona.

"Saya pun dites, dan hasilnya positif," tulis

Total tiga pejabat Brasil yang terinfeksi. Sebelum Forster dan Trad, delegasi Brasil pertama yang dinyatakan positif yaitu sekretaris pers presiden, Fabio Wajngarten.

Wajngarten mengkonfirmasi hasil tesnya pada Kamis, 12 Maret 2020. Wali Kota Miami, Francis Suarez yang sempat berjabat tangan dengan Forster selama pertemuan itu, juga dinyatakan positif pada Jumat (13/3/2020).

Bolsonaro dan Wajngarten bertemu dengan Presiden Trump dan Menlu AS Mike Pence di Mar-a-Lago pada Sabtu malam, 7 Maret 2020.

Trump dinyatakan negatif COVID-19 setelah melakukan tes pada Sabtu (15/3/2020).

"Malam ini saya menerima konfirmasi bahwa hasil tes itu negatif," kata dokter Trump, Sean Conley dalam memonya.

Trump, yang saat ini berusia 73 tahun, sempat menolak melakukan tes untuk mengetahui dirinya terinfeksi atau tidak oleh virus mematikan asal Wuhan itu meskipun telah banyak menjalin kontak langsung dengan beberapa pejabat yang telah dinyatakan positif COVID-19.

Dia baru menyetujui tes itu setelah bertemu dengan beberapa anggota delegasi presiden Brasil yang mengunjungi resortnya di Florida baru-baru ini. Para delegasi itu telah dinyatakan positif terkena virus corona tak lama setelahnya.

Namun demikian, menurut Conley, Trump memang tidak menunjukkan gejala sakit apapun selama seminggu pasca bertemu dengan orang-orang itu.

Virus Corona ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan,  Provinsi Hubei, Cina.

Virus ini telah menyebar ke berbagai negara dunia. Menurut data terbaru, setidaknya lebih dari 191.600 orang telah terinfeksi Virus Corona di seluruh dunia.

Lebih dari 81.700 pasien virus ini berhasil sembuh dan lebih dari 7.800 lainnya meninggal dunia. (RA)  

Tags

Komentar