Apr 07, 2020 20:05 Asia/Jakarta
  • Corona di AS
    Corona di AS

Puluhan perawat di kota New York dilaporkan menggelar aksi unjuk rasa di depan salah satu rumah sakit di kota ini memprotes kelangkaan peralatan medis seperti masker dan sarung tangan bersamaan dengan eskalasi wabah Corona.

Reuters melaporkan, sejumlah perawat rumah sakit Harlem New York Senin (06/04/2020) menggelar konsentrasi di depan rumah sakit ini memprotes kelangkaan peralatan yang dibutuhkan untuk pengobatan Corona. Di aksinya demonstran juga memprotes kebijakan pemerintah dan pejabat negara bagian.

Demonstran yang jumlahnya sekitar 80 orang ini dengan jarak masing-masing dua meter di aksinya membawa tulisan yang berisi pesan protes atas kelangkaan masker dan sarung tangan.

Sementara itu, Gubernur New York, Andrew Cuomo menyatakan, sekolah dan aktivitas non vital lainnya di negara bagian ini akan diliburkan hingga 29 April serta denda untuk pelanggar karantina dinaikkan dari 500 dolar menjadi 1000 dolar.

Televisi Sky News melaporkan, mengingat ruang pendingin mayat Amerika penuh, ada kemungkinan korban Corona dikuburkan di taman-taman.

Universitas Johns Hopkins mengumumkan, selama 24 jam lalu sekitar 1.150 pasein Corona di Amerika meninggal.

Jumlah penderita Corona di Amerika Serikat sampai saat ini mencapai 367.650 orang dan 10.945 orang meninggal. (MF)

 

Tags

Komentar