May 19, 2020 15:51 Asia/Jakarta
  • Huawei
    Huawei

Perusahaan Huawei Cina seraya merilis statemen memprotes langkah Departemen Perdagangan AS membatasi aktivitasnya di negara ini.

IRNA melaporkan, Huawei Selasa (19/05/2020) di statemennya menyatakan, pemerintah AS mengabaikan kepentingan pembeli dan konsumen di seluruh dunia demi menumpas perusahaan maju negara lain, di mana hal ini bertentangan dengan klaimnya mendukung keamanan cyber.

Perusahaan telekomunikasi raksasa Cina ini lebih lanjut mengaku optimis bahwa pembeli dan mitranya akan berusaha keras untuk menghapus dampak negatif undang-undang diskriminatif yang diterapkan Washington.

Departemen Perdagangan AS hari Jumat mengumumkan, pembatasan terbaru diterapkan terhadap Huawei untuk memanfaatkan teknologi Amerika.

Menurut keterangan Departemen Perdagangan AS, perusahaan yang memanfaatkan peralatan Amerika untuk menghasilkan produk semi-media "Huawei" akan dikontrol lebih ketat. (MF)

 

Tags