May 31, 2020 13:10 Asia/Jakarta
  • Kerusuhan pecah di sejumlah kota Amerika usai kematian George Floyd.
    Kerusuhan pecah di sejumlah kota Amerika usai kematian George Floyd.

Senator AS dari Partai Republik, Ted Cruz mengatakan situasi di Amerika saat ini mengerikan, mengacu pada aksi unjuk rasa untuk memprotes pembunuhan seorang pria kulit hitam oleh polisi.

Cruz dalam wawancara dengan Fox News, Sabtu (30/5/2020) menuturkan situasi mengerikan di Amerika terjadi dengan aksi kekerasan polisi, seorang petugas polisi meletakkan lututnya di leher George Floyd dengan tangan terborgol selama delapan menit dan dia tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali mengiba.

Ketika ditanya apakah polisi sengaja membunuh pria kulit hitam itu, Cruz menjawab, "Tidak, persoalannya adalah bukankah polisi telah menyalahgunakan kekuatannya?"

"Penegakan hukum yang sah bukan seperti itu dan petugas polisi sama sekali tidak dibenarkan berbuat seperti itu," tegasnya.

George Floyd, seorang pria kulit hitam berusia 46 tahun, tewas usai lehernya ditekan oleh lutut Derek Chauvin, salah satu dari empat polisi Minneapolis yang menahannya.

Kematian Floyd memicu kemarahan publik Amerika khususnya warga kulit hitam dan mereka turun ke jalan-jalan untuk menggelar aksi protes.

PBB dalam sebuah pernyataan mengutuk pembunuhan Floyd oleh polisi Amerika. (RM)

Tags

Komentar