Jul 01, 2020 18:44 Asia/Jakarta
  • Remdesivir
    Remdesivir

Pemerintah Amerika Serikat memborong semua produk dan simpanan obat Remdesivir untuk melawan wabah Corona dari sebuah perusahaan farmasi.

Seperti dilaporkan BBC, Departemen Kesehatan Amerika di statemennya menyatakan bahwa Presiden Donald Trump memborong kurang lebih 500 ribu dosis yang setara dengan 100 persen produksi perusahaan farmasi Gilead Sciences di bulan Juli dan 90 persen produksi bulan Agustus serta September.

Remdesivir, obat pertama yang disetujui oleh otoritas lisensi di AS untuk mengobati Covid-19, dibuat oleh Gilead dan telah terbukti membantu orang pulih lebih cepat dari penyakit ini. 140.000 dosis pertama, dipasok ke uji coba narkoba di seluruh dunia, telah digunakan.

Dengan demikian hingga tiga bulan kedepan, tidak ada negara yang mampu membeli obat yang dinilai efektif untuk menyembuhkan virus Corona ini.

Seorang profesor dari Universitas Harvard terkait hal ini mengatakan, mengingat status AS perusahaan Gilead, sepertinya pemerintah Amerika memberi tekanan politik kepada mereka.

Perusahaan Gilead Sciences menyatakan bahwa dengan memberi obat ini secara dini kepada pasien Corona, masa pengobatan akan berkurang dari 15 hari menjadi 11 hari.

Amerika Serikat saat ini menempati posisi pertama di dunia dari sisi jumlah pasien Corona dan angka kematian akibat wabah ini.

Berdasarkan data resmi terbaru, sampai saat ini tercatat 2.727.996 orang di Amerika terkena virus Corona dan di antara jumlah tersebut sebanyak 130.123 orang meninggal dunia. (MF)

 

Tags

Komentar