Jul 02, 2020 20:49 Asia/Jakarta
  • Dewan Keamanan PBB
    Dewan Keamanan PBB

Ketua baru Dewan Keamanan PBB tanpa mengecam agresi militer Turki ke utara Irak merekomendasikan kedua negara untuk menyelesaikan friksi di antara mereka melalui jalur politik.

Seperti dilaporkan FNA, Christoph Heusgen terkait permintaan Irak kepada Dewan Keamanan untuk menggelar sidang terkait pelanggaran kedaulatan negara ini oleh turki mengatakan, dirinya tidak memiliki informasi apapun mengenai permintaan Irak untuk menggelar sidang istimewa terkait operasi Turki.

Jubir Kemenlu Irak, Ahmad al-Sahaf saat diwawancarai televisi al-Mayadeen seraya mengecam serangan Turki ke utara Irak menekankan, Baghdad akan menindaklanjuti serangan Turki ke utara Irak melalui PBB.

Turki selama beberapa tahun terakhir berulang kali menyerang wilayah Irak dengan alasan menumpas milisi bersenjata Partai Buruh Kurdistan (PKK).

Agresi ini menuai respon keras dari pemerintah Irak dan negara lain.

Serangan Turki ke wilayah pegunungan utara Irak dimulai setelah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata antara Ankara dan PKK pada Juni 2015. (MF)

 

Tags

Komentar