Jul 04, 2020 18:38 Asia/Jakarta
  • Pentagon
    Pentagon

Salah satu majalah Amerika Serikat menulis, Gedung Putih bermaksud melakukan wawancara untuk menyeleksi para pegawai Departemen Pertahanan Amerika, Pentagon yang dianggap tidak cukup loyal terhadap Presiden Donald Trump.

Fars News (4/7/2020) melaporkan, majalah Foreign Policy menulis, mulai minggu depan para pegawai Gedung Putih yang diduga tidak setia kepada Trump, akan diwawancarai.
 
Menurut Foreign Policy, wawancara ini adalah kesempatan bagi para pegawai itu untuk menentukan karir dan minat mereka pada tahun 2021 hingga seterusnya.
 
Juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman menuturkan, proses wawancara ini dilakukan oleh Dephan Amerika agar para pegawai Gedung Putih dapat membahas peluang-peluang periode kedua di pemerintahan Trump.
 
Kantor berita Sputnik mengabarkan, pejabat senior Pentagon termasuk Menhan Mark Esper tidak akan ikut serta dalam wawancara tersebut.
 
Menurut sumber yang dikutip Sputnik, wawancara ini sepertinya dilakukan untuk menyingkirkan para pegawai Pentagon yang dinilai tidak cukup loyal kepada Donald Trump.
 
Sementara sumber yang dikutip Foreign Policy mengatakan, menurut saya ini adalah langkah yang benar, bersama Trump atau keluar. (HS) 

Tags

Komentar