Jul 05, 2020 12:32 Asia/Jakarta
  • JCPOA
    JCPOA

Departemen Luar Negeri Rusia seraya merilis statemen menekankan pentingnya penghapusan friksi yang ada di JCPOA melalui Komisi Bersama.

Fars News melaporkan, Deplu Rusia Sabtu (4/7/2020) sore di statemennya menuntut penghapusan kendala yang ada di JCPOA dan menghindari langkah-langkah yang tak perlu.

Deplu Rusia juga mengisyaratkan ketidakpuasa Iran atas langkah terbaru troika Eropa dan surat Menlu Iran Mohammad Javad Zarif kepada Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell terkait ketidakpatuhan negara-negara Eropa serta rujukan kepada Komisi Bersama untuk menyelesaikan sengketa.

Sementara itu, Wakil Rusia di organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov kemarin menuntut penyelesaian friksi terkait JCPOA di Komisi Bersama.

Menyusul langkah tak bertanggung jawab troika Eropa mengajukan draf resolusi ke Dewan Gubernur IAEA dan juga berlanjutnya ketidakpatuhan mereka terhadap komitmen internasional yang dihasilkan JCPOA serta keputusan komisi bersama, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif di suratnya kepada Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell serta koordinator JCPOA, sekali lagi merujuk ketidakpatuhan negara-negara Eropa kepada Komisi Bersama untuk menyelesaikan sengketa sesuai dengan pasal 36 JCPOA.

Sebelumnya di dua tahap, Iran telah mengajukan poin-poin ketidakpatuhan AS dan troika Eropa berdasarkan pasal 36 JCPOA ke Komisi Bersama. Dan mengingat friksi ini belum juga berhasil diselesaikan, Iran menurunkan komitmennya di kesepakatan nuklir secara bertahap.

Troika Eropa baru-baru ini mengajukan draf resolusi kepada Dewan Gubernur IAEA dan diratifikasi dengan 25 suara setuju. Di resolusi ini, Iran diminta untuk sepenuhnya patuh terhadap komitmennya di koridor Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT) dan protokol tambahan. (MF)

 

Tags

Komentar