Jul 07, 2020 11:30 Asia/Jakarta
  • Natanz
    Natanz

Seorang staf senior Departemen Luar Negeri Rusia menuntut penilaian tergesa-gesa terkait insiden di kompleks nuklir Natanz Iran dihindari.

FNA melaporkan, Sergei Vershinin, deputi menlu Rusia Senin (6/7/2020) kepada wartawan mengatakan, insiden seperti ini membutuhkan penyidikan, karena ini masalah serius dan langkah terakhir adalah spekulasi.

Juru bicara Badan Energi Atom Iran, AEOI, Behrouz Kamalvandi Kamis lalu mengkonfirmasi insiden di salah satu bangunan yang tengah di bangun di kompleks nuklir Natanz.

Seraya menyatakan bahwa insiden Natanz tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian materi, Kamalvandi mengatakan, penyebab dan perincian insiden ini akan diumumkan di waktu yang tepat.

"Insiden kebakaran di situs nuklir Iran, Natanz tidak akan mengganggu atau menghentikan aktivitas pengayaan uranium negara ini," papar Kamalvandi. Menurutnya, keputusan-keputusan yang diperlukan untuk merekonstruksi bangunan pusat pengayaan uranium Natanz yang rusak.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) juga membenarkan tidak ada bahan nuklir di bangunan yang terbakar di kompleks nuklir Natanz dan menyatakan, kompleks ini berada di bahwa penjagaan lembaga ini dan telah dilakukan verifikasi serta pengawasan di bawah JCPOA. (MF)

 

Tags

Komentar