Aug 09, 2020 12:29 Asia/Jakarta
  • Yuan Cina dan dollar AS
    Yuan Cina dan dollar AS

Pemerintah Cina mengintruksikan perbankan negaranya menjauhkan diri dari sistem SWIFT.

Di tengah meningkatnya ketegangan antara Cina dan Amerika Serikat, terutama setelah langkah Washington menjatuhkan sanksi kepada para pejabat Hong Kong, pemerintah Cina meminta bank-bank di negaranya untuk menjauhkan diri dari sistem layanan antarbank internasional SWIFT dan menggunakan sistem alternatif Cina.

Bank sentral Cina dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (9/8/2020) mengatakan pengesahan peraturan dan sanksi AS bisa menargetkan bank-bank yang memberikan layanan kepada pejabat Cina dan Hong Kong.

Sistem SWIFT yang berbasis di Belgia mengontrol pembayaran keuangan dalam dolar AS.

Atas permintaan bank Sentral Cina, bank-bank di negaranya harus menggunakan mata uang yuan dan atau lainnya yang relevan, sehingga Amerika Serikat memiliki lebih sedikit data tentang transaksi keuangan Cina.

Pada 2015, Cina menciptakan sistem pembayaran antar bank dan lintas batas yang disebut "CIPS" dengan melakukan pertukaran yuan untuk pembayaran mereka.

Hampir 100 negara dan wilayah di dunia bekerja sama dengan sistem pembayaran perbankan dengan mata uang yuan.(PH) 

Tags

Komentar