Aug 22, 2020 09:58 Asia/Jakarta
  • Kementerian Luar Negeri Rusia
    Kementerian Luar Negeri Rusia

Kementerian Luar Negeri Rusia kembali mengeluarkan pernyataan yang mengkritik upaya AS untuk mengaktifkan mekanisme pemicu.

Menurut laporan IRNA, Kementerian Luar Negeri Rusia mengeluarkan pernyataan yang mengecam tindakan AS terhadap Iran dan mencoba mengaktifkan mekanisme pemicu.

JCPOA

"Amerika Serikat telah membuat langkah berbahaya di Dewan Keamanan terhadap Iran," ungkap pernyataan Kemenlu Rusia.

Pernyataan itu menambahkan, "Washington sebelumnya telah gagal untuk mengeluarkan resolusi untuk memperpanjang embargo senjata Iran, dan sekarang berusaha untuk mengembalikan semua sanksi terhadap Tehran, padahal dua tahun lalu telah keluar dari perjanjian JCPOA."

Moskow menegaskan bahwa permintaan Washington kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengaktifkan mekanisme pemicu dan mengembalikan semua sanksi Dewan Keamanan terhadap Iran tidak akan berhasil.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menulis surat kepada Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis (20/08/2020), menuduh Iran melanggar JCPOA dan secara resmi menyerukan pengembalian sanksi terhadap Iran.

Sementara itu, segera setelah tindakan Amerika Serikat itu, tiga negara Eropa anggota JCPOA, Jerman, Inggris dan Perancis mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka tidak mendukung langkah AS untuk menggunakan mekanisme pemicu terhadap Iran.

Mekanisme yang disebut pengembalian sanksi otomatis, yang juga dikenal sebagai "mekanisme pemicu" (Snapback), berupaya untuk menghidupkan kembali semua resolusi sanksi terhadap Tehran yang ditangguhkan antara Iran dan yang disebut kelompok 5 + 1 setelah menghasilkan JCPOA.

Tags

Komentar