Aug 26, 2020 10:08 Asia/Jakarta
  • Dian Triansyah Djani, Ketua Periodik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
    Dian Triansyah Djani, Ketua Periodik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Ketua Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa (25/08/2020) mengatakan tidak ada konsensus dan tidak ada tindakan lebih lanjut yang dapat diambil, mengingat 13 anggota menentang permintaan AS untuk mekanisme Snapback terhadap Iran.

Menurut laporan IRNA, Dian Triansyah Djani, Ketua Periodik Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Selasa (25/08) selain menyinggung pada kurangnya konsensus dewan tentang rencana AS untuk mengembalikan sanksi internasional terhadap Iran, juga mengatakan bahwa dewan tidak dalam posisi untuk mengambil tindakan lebih lanjut atas permintaan AS.

"Di bawah resolusi 2231, Amerika Serikat bukan merupakan negara anggota dalam Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan apa yang disampaikan Washington tidak dapat mengaktifkan mekanisme Snapback," kata Anne Gueguen, Wakil Perancis untuk Dewan Keamanan PBB.

Wakil Indonesia di Dewan Keamanan PBB

Perwakilan tetap Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya juga menekankan bahwa surat minggu lalu dari Amerika Serikat kepada Ketua Dewan Keamanan tentang pengembalian sanksi terhadap Iran tidak dapat dianggap sebagai deklarasi berdasarkan butir 11 resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.

Perwakilan Cina untuk Dewan Keamanan PBB, Zhang Jun juga mengatakan bahwa komunike AS kepada Dewan Keamanan tidak boleh diartikan sebagai awal kembalinya sanksi terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menulis surat kepada ketua Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis, (20/08), yang isinya menuduh Iran melanggar JCPOA dan secara resmi menyerukan pengembalian sanksi terhadap Iran.

Sehari setelah Amerika Serikat secara resmi mengajukan permintaan kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengembalikan sanksi yang dicabut oleh JCPOA dan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat, 13 anggota, termasuk empat anggota tetap dan sembilan anggota tidak tetap, secara eksplisit menyatakan bahwa permintaan AS itu tidak memiliki dasar hukum.

Tiga negara anggota Eropa di JCPOA; Jerman, Inggris, dan Perancis juga telah menyampaikan pernyataan bahwa mereka tidak mendukung tindakan AS menggunakan mekanisme pemicu terhadap Iran.

Tags