Sep 01, 2020 12:10 Asia/Jakarta
  • Wina, Zhao Lijian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina
    Wina, Zhao Lijian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina menekankan perlunya mendukung Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

Menurut laporan IRNA,  seraya mengingatkan penyelenggaraan pertemuan Komisi Gabungan JCPOA pada hari Selasa (01/09/2020) di Wina, Zhao Lijian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina mengungkapkan harapan bahwa komisi tersebut akan menjadi kesempatan untuk mendukung JCPOA dan implementasi resolusi 2231 Dewan Keamanan secara jujur.

Zhao Lijian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina

Resolusi Dewan Keamanan 2231 tentang JCPOA telah dikeluarkan, yang menyebabkan pencabutan sanksi skala besar terhadap Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan bahwa komisi lokal ditugaskan untuk menyelesaikan perselisihan mengenai implementasi JCPOA di bawah Komisi Bersama, mengoordinasikan upaya untuk mengatasi tantangan saat ini dan melanjutkan proses politik untuk menyelesaikan masalah nuklir Iran.

Sidang Komisi Bersama JCPOA akan digelar hari ini (Selasa, 01/09) yang akan dihadiri Sayid Abbas Araghchi, Deputi Politik Kementerian Luar Negeri Iran. Pertemuan tersebut akan dipimpin oleh Helga Schmid, Deputi Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa dan perwakilan dari Perancis, Jerman, Inggris, Cina dan Rusia.

Menyusul penarikan diri dari JCPOA (8 Mei 2018), Amerika Serikat kini telah mengklaim bahwa mereka masih merupakan pihak dalam perjanjian ini dan dapat menggunakan mekanisme yang terdapat dalam perjanjian ini dan resolusi 2231 terhadap Iran. Untuk itu, baru-baru ini mereka mengajukan resolusi ke Dewan Keamanan untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran, yang kemudian ditolak.

Tags