Sep 01, 2020 18:40 Asia/Jakarta
  • Kelly Craft
    Kelly Craft

Seiring eskalasi friksi antara Washington dan anggota lain Dewan Keamanan PBB, Amerika menveto resolusi baru PBB terkait teroris Takfiri.

Seperti dilaporkan AFP, Amerika Senin (31/8/2020) menveto resolusi PBB terkait nasib teroris Takfiri asing karena mereka tidak perlu ke negaranya.

Resolusi ini disusun oleh Indonesia, anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Resolusi ini mendapat 14 suara setuju dan sati menolak dari anggota Dewan Keamanan.

Kelly Craft, wakil tetap AS di PBB saat menjelaskan veto Amerika mengatakan, Resolusi itu "gagal" untuk memperkuat perjuangan, dan akibatnya Amerika Serikat menolak untuk berpartisipasi dalam kekuatan yang pesimis dan lebih jelas "membabi buta".

Draf resolusi ini mendorong negara-negara anggota PBB bersedia menerima kembali teroris Takfiri asing yang di penjara di Suriah dan Irak dan berjumlah ribuan setelah masa hukumannya berakhir serta memberi pelayanan khusus kepada istri serta anak-anak mereka.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menuntut pemulakan warga Eropa anggota Daesh (ISIS) ke negara Eropa yang tengah dipenjara di Suriah.

Permintaan Trump ini menuai penolakan luas dari negara-negara Eropa.

Penentangan Amerika terhadap resolusi baru Dewan Keamanan mengindikasikan keterkucilan lebih besar negara ini di PBB.

Anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan PBB sebelumnya juga menolak rencana anti Iran yang diajukan Washington untuk memperpanjang embarbo senjata Tehran. (MF)

 

Tags