Sep 21, 2020 13:17 Asia/Jakarta
  • Dewan Keamanan PBB
    Dewan Keamanan PBB

Surat kabar Amerika Serikat menulis, Washington pernah berupaya bersama negara-negara Eropa, bahkan Rusia dan Cina, untuk mengucilkan Iran, namun sekarang Amerika sendiri yang terisolasi.

Fars News (21/9/2020) melaporkan, New York Times, Senin (21/9) menyinggung klaim pemerintah Gedung Putih terkait pulihnya sanksi PBB terhadap Iran dengan menggunakan mekanisme Snapback. Menurut koran Amerika itu, penentangan negara-negara dunia bahkan sekutu terdekat Amerika yaitu Eropa, membuktikan keterkucilan Washington. 
 
NY Times menyebut sikap Amerika yang masih mengaku anggota JCPOA, memalukan dan angkuh. Menurut koran Amerika ini, alasannya karena Washington ingin menggunakan salah satu ketentuan kesepakatan nuklir JCPOA yaitu mekanisme Snapback untuk mengembalikan sanksi Iran sehingga mencegah pembatalan embargo senjata Tehran, tapi hanya anggota kesepakatan yang bisa memperpanjang sanksi.
 
Menurut NY Times, Amerika sama sekali tidak punya wewenang apapun untuk menggunakan salah satu isi JCPOA untuk kepentingan pribadinya, dan merusak pasal yang lainnya. 
 
"Kesepakatan internasional tidak bekerja seperti ini. Perilaku pemerintah Donald Trump telah menghancurkan integritas, dan soliditas berbagai kesepakatan internasional penting," imbuhnya.
 
NY Times lebih lanjut menjelaskan, Amerika pernah bekerja bersama Prancis, Jerman, Inggris bahkan Rusia dan Cina, untuk mengucilkan Iran, tapi sekarang Amerika justru yang terkucil, bukan Iran.
 
"Pertanyaan besar, apakah upaya Amerika untuk menggunakan Snapback dapat menghancurkan kesepakatan nuklir Iran ? kesepakatan yang  berusaha dipertahankan oleh seluruh anggotanya. Pandangan umum atas masalah ini menunjukkan Iran sejak keluarnya Amerika dari JCPOA, selalu mematuhi kesepakatan ini," pungkasnya. (HS)

Tags

Komentar