Sep 25, 2020 18:28 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif (kiri) dan Sergei Lavrov.
    Mohammad Javad Zarif (kiri) dan Sergei Lavrov.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan negaranya tidak akan mengikuti ajakan Amerika Serikat untuk memutuskan hubungan kerja sama dengan Iran.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Moskow, Kamis (24/9/2020).

"Moskow dan Tehran berniat memperluas kerja sama perdagangan bilateral meskipun ada sanksi dari Washington," tegas Lavrov.

Dia menuturkan upaya AS untuk mengembalikan sanksi-sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Iran sama sekali tidak punya prospek.

"Moskow dan Tehran juga menolak tegas upaya Washington untuk memberlakukan embargo senjata tanpa batas terhadap Iran," tandas menlu Rusia.

Lavrov menekankan bahwa Rusia menyerukan penguatan hubungan bisnis dan investasi dengan Iran.

Sementara itu, menlu Iran mengatakan seruan AS untuk mengembalikan sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Iran ditentang oleh masyarakat internasional dan ini merupakan kekalahan terbesar AS.

Zarif menyampaikan harapan bahwa Rusia yang akan memimpin Dewan Keamanan PBB pada Oktober 2020 akan melawan pelanggaran hukum yang dilakukan AS dan memelihara kredibilitas Dewan.

Menlu Iran berkunjung ke Moskow untuk mendiskusikan berbagai isu termasuk masalah perjanjian nuklir JCPOA dan hubungan bilateral, regional, dan internasional. (RM)

Tags

Komentar