Sep 26, 2020 16:23 Asia/Jakarta
  • Nicolas Maduro
    Nicolas Maduro

Presiden Venezuela menanggapi sanksi terbaru Amerika Serikat terhadap dirinya dan mengatakan, dengan kerja sama Iran dan beberapa negara lain, kami terus berusaha mengimplementasikan program produksi senjata dalam negeri.

Fars News (26/9/2020) melaporkan, Nicolas Maduro, Jumat (25/9) menegaskan, dengan kerja sama Iran, Rusia dan Cina, kami sedang mengupayakan realisasi program pengembangan sistem persenjataan dalam negeri.
 
Seperti dikutip Sputnik, Maduro menekankan tekad Venezuela dalam memproduksi senjata dalam negeri, dan sebuah dewan militer-sains khusus akan dibentuk untuk tujuan ini.
 
Presiden Venezuela menjelaskan, kami memiliki semua yang dibutuhkan untuk menciptakan sistem persenjataan dalam negeri, dan kami terus melanjutkan kerja sama dengan Rusia, Cina, Kuba, Iran, dan seluruh negara dunia. Kami mendapatkan bantuan di bidang pengetahuan, teknologi, terutama dalam masalah terkait senjata, dan urusan strategis, namun kamipun harus bergerak ke arah kemandirian.
 
Pemerintah Amerika Serikat hari Senin (21/6) menerapkan sejumlah sanksi baru terhadap Presiden Venezuela karena bekerjasama dengan Iran.
 
Kementerian Luar Negeri Venezuela merespon sanksi baru Amerika ini dan mengumumkan, sanksi baru Amerika terhadap Presiden Venezuela merupakan bentuk serangan, dan Washington tidak bisa menghalangi Caracas untuk bekerjasama dengan Iran di bidang perdagangan, dan ekonomi. (HS)

Tags

Komentar