Sep 26, 2020 20:06 Asia/Jakarta
  • gerakan Antifasis, Amerika
    gerakan Antifasis, Amerika

Presiden Amerika Serikat berjanji akan mengumumkan kelompok kiri Antifa sebagai organisasi teroris dan mengatakan, para demonstran Black Lives Matter, BLM berusaha meruntuhkan kapitalisme.

Fars News (26/9/2020) melaporkan, Donald Trump, Jumat (25/9) dalam kampanyenya di kota Atlanta mengatakan, para demonstran di negara ini berusaha meruntuhkan sistem kapitalisme.
 
Seperti dikutip Newsweek, Trump mengumumkan, target yang diumumkan para pengorganisir gerakan BLM adalah meruntuhkan inti keluarga, polisi, penjara, keamanan perbatasan, kapitalisme, dan hak memilih untuk pergi ke sekolah.
 

 

Dalam pidatonya, Trump menyampaikan usulan program "Platinum Plan" untuk memperkuat lapisan masyarakat kulit hitam, dan salah satu tujuannya adalah memasukkan kelompok supremasi kulit putih Ku Klux Klan, dan kelompok kiri, Antifa ke dalam daftar organisasi teroris.
 
Trump juga berjanji akan menjadikan hari dihapusnya perbudakan, dan berakhirnya perang sipil di Amerika sebagai hari raya nasional.
 
Dalam acara yang diberi tema "kulit hitam pendukung Trump" itu, tanpa menunjukkan alasan yang jelas, Trump mengklaim bahwa para demonstran justru lebih membahayakan jiwa banyak warga kulit hitam. (HS)

Tags

Komentar