Okt 19, 2020 12:18 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi aparat keamanan Prancis.
    Ilustrasi aparat keamanan Prancis.

Pemerintah Prancis akan mengusir 231 warga asing karena dicurigai terlibat dalam kegiatan ekstrem di negara itu.

Seperti dikutip Farsnews, Ahad (18/10/2020), dua hari setelah insiden serangan anasir ekstrem terhadap seorang guru Prancis, pemerintah setempat sedang bersiap untuk mengusir 231 warga asing karena memiliki "ideologi ekstrem."

Kementerian Dalam Negeri Prancis menolak memberikan penjelasan lebih rinci tentang masalah ini.

Pemerintahan Emmanuel Macron mendapat tekanan dari kubu sayap kanan untuk menindak para imigran setelah terjadinya insiden tersebut di pinggiran kota Paris.

Polisi Prancis pada 16 Oktober mengatakan bahwa seorang penyerang tak dikenal menyerang dan membunuh seorang pria di pinggiran kota Paris dengan senjata tajam.

Dalam beberapa bulan terakhir, serangan menggunakan senjata tajam telah menjadi cara operasi kelompok-kelompok teroris di Eropa.

Negara-negara Eropa termasuk Prancis selama ini memberikan dukungan apapun kepada teroris yang beroperasi di wilayah Asia Barat, terutama di Suriah. Kini mereka menghadapi arus kepulangan warga Eropa anggota Daesh dan kemudian menyusun serangan teror di Eropa. (RM)

Tags

Komentar