Okt 21, 2020 16:10 Asia/Jakarta
  • Menteri Pertahanan AS Mark Esper
    Menteri Pertahanan AS Mark Esper

Dalam sebuah klaim, Menteri Pertahanan AS menyebut normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan rezim Zionis untuk menciptakan semacam struktur keamanan untuk menghadapi Iran.

Menurut laporan FNA, berbicara di Dewan Atlantik di Washington pada hari Selasa (20/10/2020), Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyebut normalisasi hubungan antara UEA dan Bahrain dengan Israel sebagai "pencapaian besar" bagi presiden AS dan timnya di Gedung Putih, dan mengklaim bahwa negara-negara Arab akan melihat bahwa ketika melakukan normalisasi, akan menciptakan potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper

Untuk membenarkan klaimnya, pejabat militer AS ini menyebut Iran sebagai ancaman bersama dan berkata, "Visi dari perjanjian tersebut adalah untuk menciptakan semacam struktur keamanan di mana negara-negara di kawasan itu bekerja sama dengan rezim Zionis untuk mencegah konflik dengan Iran."

Sebelumnya, perwakilan AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kelly Craft, secara tersirat menggambarkan proses tersebut sebagai langkah melawan Iran, yang menyatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan ada kemungkinan mengumumkan kesepakatan kompromi negara-negara lain dengan.

UEA dan Bahrain menandatangani perjanjian normalisasi di Gedung Putih pada 15 September di hadapan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setelah mengumumkan kesepakatan kompromi dengan rezim pendudukan al-Quds.

Tags

Komentar