Okt 22, 2020 17:31 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Presiden Amerika Serikat di kampanye pemilu presiden di negara bagian Carolina utara kembali mengulang klaim dan halusinasinya terkait Republik Islam Iran.

Menurut laporan FNA, Donald Trump Kamis (22/10/2020) waktu setempat di pidato kampanyenya di kota Gastonia, negara bagian Carolina utara kembali mengklaim jika dirinya menang di pilpres 3 November 2020, maka kontak pertama yang bakal ia terima adalah dari Iran.

Presiden Amerika ini dalam sebuah kampanye di negara bagian Nevada seraya mengkritik sikap rivalnya, Joe Biden mengklaim, negara pertama yang akan mengontak dirinya setelah kemenangan di pilpres adalah Iran.

Trump dan petinggi senior pemerintahannya termasuk Menlu Mike Pompeo selama beberapa bulan terakhir berulang kali di pidatonya atau cuitan Twitter secara terang-terangan atau tersirat menuntut perundingan dengan Iran.

Presiden AS dan kabinetnya ketika senantiasa berbicara mengenai perundingan dengan Iran, Washington tahun 2018 secara ilegal keluar dari JCPOA dan kembali memulihkan sanksi ilegal terhadap Iran.

Langkah pemerintah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (MF)

 

Tags

Komentar