Okt 23, 2020 20:54 Asia/Jakarta
  • Sameh Shoukry.
    Sameh Shoukry.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry, memperingatkan terhadap campur tangan asing khususnya Turki, yang menimbulkan ancaman bagi Suriah dan seluruh kawasan.

Hal itu disampaikan Shoukry dalam pertemuan virtual para menlu Kelompok Kecil untuk Suriah, Kamis (22/10/2020) seperti dilaporkan situs al-Ain.

Dia menyuarakan keprihatinan serius Mesir atas intervensi destruktif oleh beberapa kekuatan regional di Suriah dan upaya untuk memaksa perubahan demografis di negara yang dilanda perang itu.

Menlu juga menegaskan pentingnya memerangi bahaya kelompok teroris, terutama di Suriah Utara dan Idlib, dan menambahkan bahwa kehadiran Turki di Suriah tidak hanya merusak Suriah itu sendiri, tetapi juga kawasan secara keseluruhan.

"Agenda menyebarkan radikalisme dan pemindahan teroris asing, tidak boleh ditolerir," tegasnya.

Mesir, lanjut Shoukry, mendukung upaya untuk memperkuat kinerja komite penyusun konstitusi Suriah dan pentingnya memajukan proses politik di negara tersebut.

Anggota Kelompok Kecil untuk Suriah terdiri dari Mesir, Prancis, Jerman, Yordania, Arab Saudi, Inggris, dan Amerika Serikat.

Krisis Suriah dimulai pada tahun 2011 setelah kelompok-kelompok teroris yang didukung Saudi, AS, dan sekutunya menyerang negara itu untuk mengubah perimbangan regional yang menguntungkan Israel.

Para pejabat Suriah berulang kali menekankan bahwa tindakan AS di Suriah sebagai aksi pendudukan. (RM)

Tags

Komentar