Okt 24, 2020 14:02 Asia/Jakarta
  • Nicolas Maduro
    Nicolas Maduro

Presiden Venezuela mengatakan, Caracas dengan mengaktifkan sebuah dewan militer, tengah berusaha mewujudkan kemandirian sistem persenjataan degan memanfaatkan potensi nasional, dan bantuan serta konsultasi Rusia, Cina dan Iran.

Fars News (24/10/2020) melaporkan, Nicolas Maduro di akun Twitternya mengabarkan keputusan Venezuela untuk mengaktifkan sebuah dewan militer dengan bantuan dan konsultasi Rusia, Cina dan Iran.
 
Ia menambahkan, kami bermaksud mengaktifkan sebuah dewan sains, dan teknologi secara luas bersamaan dengan peringatan 100 tahun industri dirgantara Venezuela, dengan bantuan Iran, Rusia dan Cina.
 
Dalam pertemuan dengan jajaran pejabat tinggi militer Venezuela, Maduro mengatakan langkah tersebut akan dimulai beberapa minggu ke depan. Menurutnya, Venezuela memiliki potensi yang dapat mengejutkan dunia.
 
Amerika Serikat dan beberapa sekutunya dalam beberapa tahun terakhir menjatuhkan sanksi terhadap Venezuela dengan maksud untuk mengucilkan negara itu, dan memaksa presidennya mundur, namun gagal.
 
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo baru-baru ini menyatakan dukungan Washington atas para pelaku kudeta di Venezuela. (HS)

Tags

Komentar