Okt 28, 2020 19:15 Asia/Jakarta
  • Demo anti Macron di Afghanistan
    Demo anti Macron di Afghanistan

Anggota Senat Afghanistan mengecam statemen terbaru presiden Prancis yang menyatakan penerbitan karikatur menghina Nabi Muhammad Saw akan terus dilanjutkan.

Seperti dilaporkan Tasnim News, sejumlah anggota majelis Senat Afghanistan Rabu (27/10/2020) meminta pemerintah negara ini menunjukkan respon serius menanggapi statemen Emmanuel Macron soal dilanjutkannya penerbitan karikatur menghina Rasulullah Saw.

Sekaitan dengan ini perwakilan Universitas al-Mustafa di Afghanistan di statemennya juga mengecam perilaku tak bijaksana dan anti Islam presiden Prancis.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, dalam sebuah pernyataan yang jauh dari etika diplomatik dan prinsip-prinsip demokrasi, mengatakan bahwa Prancis akan terus menerbitkan kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad Saw atas nama kebebasan berekspresi.

Statemen ini telah membangkitkan kemarahan dan respon keras umat Muslim di kawasan dan dunia.

Majalah Charlie Hebdo untuk kedua kalinya semenjak tahun 2015 merilis kembali karikatur menghina Rasulullah Saw. (MF)

 

Tags

Komentar