Nov 13, 2020 22:00 Asia/Jakarta

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana untuk menerapkan sanksi baru terhadap Republik Islam Iran melalui koordinasi dengan rezim Zionis Israel dan negara-negara sekutunya di Asia Barat.

Baru-baru ini, dua sumber Israel mengatakan kepada Axios tentang sanksi tersebut ketika utusan pemerintahan Trump untuk Iran Elliott Abrams, tiba di Israel pada hari Minggu, 8 November 2020 dan bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Penasihat Keamanan rezim Zionis Meir Ben-Shabbat.

Abrams juga bertemu pejabat tinggi militer Israel, Benny Gantz dan Menteri Luar Negeri rezim Zionis Gabi Ashkenazi pada hari Senin untuk menjelaskan rencana anti-Iran kepada mereka.

Trump hanya memiliki 10 minggu tersisa sampai pelantikan Presiden terpilih AS Joe Biden pada 20 Januari 2021.

"Sanksi yang direncanakan tidak terkait dengan program nuklir Iran - sanksi seperti itu kemungkinan besar akan dibatalkan oleh pemerintahan Biden dan membuka pintu untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir yang ditandatangani pada 2015," tulis laporan yang dimuat di Axios. (RA)

Tags