Nov 28, 2020 20:22 Asia/Jakarta
  • Uni Eropa
    Uni Eropa

Juru bicara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Sabtu (28/11/2020) merilis pernyataan yang menyebut teror terhadap ilmuwan nuklir Iran, Dr. Mohsen Fakhrizadeh sebagai aksi kejahatan.

Alalam (28/11/2020) melaporkan, pasca teror Dr. Fakhrizadeh, Uni Eropa mengumumkan, pada 27 November 2020 di wilayah Absard, seorang pejabat resmi pemerintah Iran, dan beberapa warga sipil tewas dalam sebuah teror.
 
Ditambahkannya, ini adalah sebuah aksi kejahatan, dan bertentangan dengan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia yang diyakini Uni Eropa. Staf pimpinan Uni Eropa mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban teror, dan berharap kesembuhan untuk korban luka.
 
"Di masa yang penuh ketidakjelasan ini, sangat penting bagi semua pihak untuk tetap tenang, dan menahan diri supaya situasi tidak memburuk, karena hal itu tidak menguntungkan siapapun," pungkasnya. (HS)

Tags