Des 03, 2020 19:44 Asia/Jakarta
  • Dominic Raab
    Dominic Raab

Menteri Luar Negeri Inggris seraya mengklaim bahwa Rusia dan Cina masih tetap menjadi ancaman, menekankan berlanjutnya bantuan dan kerja sama dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Menurut laman pemerintah Inggris, Dominic Raab Rabu (2/12/2020) sore di sidang virtual anggota NATO seraya menyatakan dukungan London terhadap organisasi ini mengatakan, penambahan terbaru 24 miliar Poud di bujet pertahanan Inggris, memperkokoh posisi negara ini sebagai donatur terbesar Eropa di NATO.

"Inggris mendukung berlanjutnya kerja sama dengan NATO untuk menghadapi ancaman dan kendala baru. Ini mencakup inovasi dan teknologi, ancaman akibat perang perang siber dan kebutuhan untuk menggabungkan alat politik dan militer untuk mendapatkan dampak terbesar," ungkap Raab.

NATO hari Senin di laporannya mengklaim, Rusia selama dekade ini masih tetap menjadi musuh utama.

Klaim anti Rusia dirilis NATO ketika Moskow berulang kali menjelaskan kekhawatirannya atas eskalasi kehadiran militer NATO di Eropa khususnya peningkatan pergerakan militer di timur benua ini.

Sebelumnya seorang petinggi Rusia mengatakan, "Kami ingin optimis bahwa NATO mengikuti rasio, namun mengingat proses eskalasi aktivita NATO, kami tidak lagi memiliki harapan seperti ini." (MF)

 

Tags