Des 13, 2020 20:47 Asia/Jakarta
  • Uni Eropa dan Inggris
    Uni Eropa dan Inggris

Perdana menteri Inggris dan ketua Komisi Eropa di statemannya menyatakan, perundingan dagang antara London dan Brussels demi mencegah Brexit tanpa kesepakatan akan dilanjutkan pekan depan.

Menurut laporan Sky News, Boris Johnson dan Ursula von der Leyen setelah kontak telepon di statemennya mengungkapkan, meski ada kelelahan setelah satu tahun perundingan, dan meski ultimatum berulang telah berakhir, Saya pikir Kami harus melanjutkan upaya untuk meraih kesepakatan.

Sebelumnya seiring dengan eskalasi potensi kegagalan kesepakatan antara London dan Brussels terkait mekanisme hubungan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit), Brussels mengumumkan rencana hati-hati.

Menurut Von der Leyen,  rencana ini mengusulkan sejumlah kesepakan kecil kepada Inggris sehingga jika kesepakatan gagal diraih tepat waktu, resiko potensial perdagangan akan diminalkan.

Sementara itu, Boris Johnson Rabu malam berkunjung ke Brussels untuk bertemu dengan Ursula von der Leyen dan menghadiri jamuan makan malam dengan petinggi Eropa, namun ia kembali ke London tanpa meraih hasil yang signifikan.

Kemudian Johnson di sidang Majelis Rendah mengancam jika petinggi Brussels tidak mundur dari sikapnya, Brexit akan dilaksanakan meski tidak ada kesepakatan antara kedua pihak.

Inggris 31 Januari 2021 secara resmi akan keluar dari Uni Eropa, namun hingga akhir tahun 2020, negara ini masih terikat dengan undang-undang Uni Eropa. (MF)

 

Tags